Rabu, 20 November 2013

12 Tempat Wisata Dunia Yang Bisa Dinikmati Di Indonesia

1. Raja Ampat Papua dan Phi Phi Island, Thailand


Kepulauan Raja Ampat merupakan kepulauan yang berada di barat pulau Papua di provinsi Papua Barat. Pemandangan Raja Ampat Papua mirip dengan Phi Phi Island yang ada di Thailand bahkan lebih indah dari Phi Phi Island yang menjadi lokasi film The Beach yang dibintangi Leonardo Di Caprio tersebut. Di Raja Ampat Papua kita bisa melihat Pulau-pulau yang berbukit-bukit hijau dengan air laut yang jernih.

Tubuh Manusia Yang Unik dan Penuh Misteri

Mengapa kita cegukan?
Kelebihan makan, alkohol, rasa senang, atau stres, dapat menstimulasi saraf phrenic, yang mengontrol diafragma (lapisan otot yang mengontrol pernafasan). Diafragma ini lalu berkontraksi. Pada waktu yang sama, glotis (bagian dari pangkal tenggorokan dimana terdapat pita suara) menutup sehingga menutupi jalannya udara, demikian menurut Patricia Raymond, M.D., gastroenterologist di Chesapeake, Virginia. Saat itulah terjadi cegukan setiap beberapa detik. Cegukan yang normal terjadi beberapa menit saja, namun dalam kasus lain juga lebih lama. Cara mengatasinya antara lain dengan menahan napas sambil menelan ludah, atau bernafas di dalam kantong kertas.

Senin, 18 November 2013

5 Eksperimen Gila Dunia

Strum Otak

Ketika ide menyetrum seseorang terdengar mengerikan, sepertinya seorang fisikawan Cincinnati yakni Dr. Roberts Bartholow tidak sependapat. Roberts justru berusaha mengirimkan arus listrik langsung ke otak pasiennya. Pada tahun 1847, Roberts menghobati pasiennya bernama Mary Rafferty yang menderita kelainan di tengkoraknya. Dengan ijin Mary, Roberts memasukkan elektroda langsung ke otak dan mengalirkan arus listrik. Roberts melakukannya selama 4 hari, awalnya Mary baik-baik saja namun akhirnya dia menjadi mudah gelisah, koma, dan akhirnya meninggal. Karena itu Roberts diusir dan menetap di Philadelphia sampai akhrinya menjadi posisi tinggi melakukan pengajaran di Institut Medis Jefferson.


Penggundulan Hutan (Google Earth)


Peta resolusi tinggi tentang hilang dan bertambahnya lahan hutan di dunia telah dibuat oleh Google Earth. Peta interaktif tersebut tersedia untuk publik dan bisa diperbesar hingga resolusi yang sangat mengagumkan, 30 meter.

Peta Google Earth menyuguhkan perubahan pada tajuk hutan selama 2000 hingga 2012 berdasarkan 650.000 citra yang ditangkap oleh satelit Landsat 7. Selama periode itu, peta mengungkap bahwa Bumi kehilangan hutan sebesar wilayah Mongolia, atau 6 kali luas wilayah Inggris.
Tercatat, total kehilangan lahan hutan di Bumi adalah 2,3 miliar kilometer persegi. Lahan hutan hilang karena pembabatan, api, badai, serta penyakit.



Ini adalah peta pertama perubahan hutan yang konsisten secara global dan revelan secara lokal," kata Matthews Hansen, pimpinan proyek pengembangan peta, dari University of Maryland.
Sesuatu yang harus dilakukan selama 15 tahun dengan satu komputer bisa diselesaikan selama beberapa hari dengan komputasi Google Earth Engine," imbuhnya seperti dikutip BBC, Kamis (14/11).